Ada yang tahu, SBY nanti featuring dengan siapa ya?
16 Maret 2009
Tadi aku menonton berita di televisi . Berita di televisi umumnya kini mengenai PEMILU yang sebentar lagi akan digelar. Ada berita mengenai Gus Dur yang kini sedang menggalang koalisi dengan Prabowo Subianto (Partai Gerindra). Kasihan juga dengan Gus Dur kini. Tadi sebelum mengembalikan payung kepada pemilik warung (cerita lengkapnya di tulisan Inspirasi Selepas Hujan), aku sempat membaca tulisannya Saidiman yang dimuat di Website JIL. Saidiman menulis mengenai sosok Gus Dur di Mata Dunia, yang ternyata akhir-akhir ini sosok Gus Dur agak melemah dan kurang diapresiasi di Indonesia, sebaliknya
Gus Dur sebagai pejuang HAM dan demokrasi mendapatkan apresiasi dari berbagai forum internasional. Di forum-forum tersebut yang para peserta dan pembicaranya berasal dari universitas-universitas terkemuka berbagai negara hampir selalu menyebut nama mantan presiden Republik Indonesia yang satu ini, yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebagai contoh ideal pemuka agama tradisional yang begitu gigih memperjuangkan semangat toleransi dan perdamaian.
Televisi juga memberitakan konferensi pers yang digelar oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY). Presiden Republik Indonesia yang suka menyanyi ini beberapa hari yang lalu diberitakan mengalami sakit ketika melakukan kunjungan kerja ke Makassar-Sulawesi Selatan. Konferensi pers ini dilakukan untuk mengklarifikasi beberapa berita di media dalam beberapa hari ini yang menurut bapak presiden kita ini bahwa berita-berita tersebut ada di antaranya yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ah, ada-ada saja presiden kita yang sekaligus penyanyi ini. Jangan terlalu begitu amatlah menanggapi berita media, Pak Presiden. Namanya saja media. Sedangkan masalah negeri ini lebih banyak lagi yang harus diselesaikan.
Tapi sekarang sepertinya SBY sedang ketar-ketir, karena akan ditinggal oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK sepertinya tak mau lagi berduet dengan SBY pada PEMILU kali ini. JK sepertinya mau juga mencalonkan dirinya sebagai presiden, apalagi Partai Golkar yang notabene adalah partai yang JK menjadi ketua umumnya adalah partai yang meraih suara terbesar pada PEMILU 2004 yang lalu.
Kalau begitu, nanti SBY featuring dengan siapa ya? Kita tunggu saja perkembangannya. Kalau SBY bingung-bingung mencari pasangan berduet, maka cari saja dari kalangan artis, kalau bisa dari kalangan penyanyi terkenal sekalian. Bisa saja SBY featuring Melly Goeslaw, SBY featuring Ahmad Dhani, SBY featuring Ari Lasso, SBY featuring Agnes Monica, SBY featuring Mulan Jameela, SBY featuring Rossa, SBY featuring Dewa 19, SBY featuring UNGU, SBY featuring Peterpan, ataupun SBY featuring Cinta Laura.
Lho, memangnya SBY mau buat album atau untuk pencalonan presiden pada PEMILU tahun ini?
Ya, bisa dua-duanya. SBY kan penyanyi. [Hanafi Mohan]
Ciputat, Minggu 15 Maret 2009
Sumber: navyxbart.multiply.com
Trims untuk Makki dan Irul. Tulisan ini kuketik ketika mereka ada di kosan. Trims juga untuk Kang Asep Sopyan atas job yang telah diberikannya selama ini.
Entry Filed under: Catatan Lepas, Refleksi. Tag: Abdurrahman Wahid, demokrasi, Gus Dur, HAM, indonesia, JK, Jusuf Kalla, Partai Gerindra, Partai Golkar, PEMILU, Prabowo Subianto, presiden, SBY, Susilo Bambang Yudoyono, wakil presiden.















Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed