Cabang-Cabang Iman

Ada sabda Rasul yang sangat terkenal bahwa iman itu bercabang-cabang. Iman itu selain berupa keyakinan tauhid, juga mewujud dalam tindakan menyingkirkan duri dari tengah jalan. Coba kita renungkan. Ketika kita membungkukkan badan menyingkirkan duri di tengah jalan, Baca entri selengkapnya »

Value Judgement Penggunaan Kekayaan

DSC_0846RSaat ini banyak buku dan karya yang dibuat oleh orang-orang yang mencoba menjelaskan cara-cara mewujudkan keadilan sosial itu. Tetapi, George Bernarnd Shaw menasihatkan agar kita tidak membaca sebaris pun buku-buku dan karangan-karangan itu, sebelum kita mendiskusikan dengan kawan-kawan terdekat kita sendiri. Kemudian mengambil kesimpulan sebaik mungkin tentang bagaimana seharusnya kekayaan nasional dibagi di antara seluruh rakyat di dalam suatu negara beradab dan terhormat.
Baca entri selengkapnya »

Sabar, Menunda Kesenangan

_DSC6822Mundur selangkah untuk dapat maju beberapa langkah adalah suatu hal yang dilakukan dalam kehidupan dan merupakan kenyataan sehari-hari kegiatan kita. Ungkapan itu sendiri sebetulnya mengacu kepada suatu sikap hidup yang amat penting untuk dipahami dengan baik, yaitu sikap hidup berpikir dan bertindak stategis.
Baca entri selengkapnya »

Kajian Islam di Asia Tenggara

DSCF1011SETELAH anak benua Indo-Pakistan dan Bangladesh, Asia Tenggara barangkali merupakan konsentrasi para pemeluk Islam terbesar di muka bumi dengan kesatuan budaya yang cukup mengesankan. Tetapi dibanding anak benua itu, Asia Tenggara secara keseluruhan barangkali merupakan kawasan besar kaum Muslim yang relatif baru dalam perkenalannya dengan Islam dan peradaban. Ketika pada peralihan abad XI ke abad XII al-Ghazâlî sibuk melancarkan polemiknya yang terkenal terhadap para filsuf Muslim, Pulau Jawa, misalnya, masih berada sekitar masa kekuasaan Raja Jayabaya (dari Kediri). Dan ketika Majapahit didirikan pada 1297 M, lembah sungai Indus sudah enam abad sebelumnya berkenalan dengan Islam, yaitu sejak penaklukan-nya pada 711 M.
Baca entri selengkapnya »

Jabariah Teologi Penguasa Zalim

20080918_27dsc0614_800Di ujung lain dari garis ekstremitas pandangan teologis ialah mereka yang menganut paham keterpaksaan manusia di hadapan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Mereka menganggap bahwa manusia tidak berdaya menghadapi ketentuan Tuhan dan kehendak-Nya. Karena itu bagi mereka manusia tidak dapat dituntut untuk bertanggung jawab atas tingkah-lakunya, baik maupun buruk, sebab semuanya berasal dari Tuhan menurut kehendak-Nya yang mutlak. Baca entri selengkapnya »