Bahwa dari waktu ke waktu senantiasa ada usaha pembaruan, atau penyegaran, atau pemurnian pemahaman umat kepada agamanya, adalah sesuatu yang telah menyatu dengan sistem Islam dalam sejarah. Nabi sendiri dalam sebuah hadis mengisyaratkan kepada adanya hal itu. Maka dari sudut tinjauan ini adalah suatu kejadian wajar saja bahwa pada abad ke 18 Jazirah Arab telah menyaksikan usaha pembaruan yang militan, Baca entri selengkapnya »
Qurratu A’yun
28 Juni 2009 pada 10:11 AM (Ensi Q - S, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: jiwa, kebahagiaan, kebaikan, surga, takwa, tawakkal
Qurratu a‘yun adalah suatu inti atau esensi kebahagiaan. Misalnya, tujuan dari rumah tangga ialah untuk menciptakan sakînah, yang dalam bahasa lain ialah qurratu a‘yun. Seperti ungkapan doa, Dan mereka yang berdoa, “Tuhan, jadikanlah istri-istri kami dan keturunan kami cendera mata (sebagai penyenang hati—NM) bagi kami, dan jadikanlah kami teladan bagi orang yang bertakwa (Q., 25:74).
Baca entri selengkapnya »
Obyektifitas Makna dan Tujuan Hidup
14 Juni 2009 pada 4:10 PM (Ensi O - P, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: Nazi, obyektifitas makna, rasional, tujuan hidup
Bagaimana menguji dan mengetahui bahwa konsep tentang tujuan dan makna hidup mengandung kebenaran obyektif dan universal? Terhadap pertanyaan ini, Paul Edwards menawarkan jawaban bahwa kita barangkali harus membedakan antara makna dan tujuan hidup yang bisa disepakati oleh umat manusia secara rasional dan dengan ketulusan pengertian dan makna serta tujuan hidup yang hanya secara sepintas saja nampak rasional dan penuh pengertian. Baca entri selengkapnya »
Cabang-Cabang Iman
26 Mei 2009 pada 3:35 PM (Ensi A - E, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: Iman, keyakinan, neraka, surga
Ada sabda Rasul yang sangat terkenal bahwa iman itu bercabang-cabang. Iman itu selain berupa keyakinan tauhid, juga mewujud dalam tindakan menyingkirkan duri dari tengah jalan. Coba kita renungkan. Ketika kita membungkukkan badan menyingkirkan duri di tengah jalan, Baca entri selengkapnya »
Value Judgement Penggunaan Kekayaan
20 Mei 2009 pada 5:48 AM (Ensi T - Z, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: keadilan sosial, kekayaan, negara beradab, rakyat
Saat ini banyak buku dan karya yang dibuat oleh orang-orang yang mencoba menjelaskan cara-cara mewujudkan keadilan sosial itu. Tetapi, George Bernarnd Shaw menasihatkan agar kita tidak membaca sebaris pun buku-buku dan karangan-karangan itu, sebelum kita mendiskusikan dengan kawan-kawan terdekat kita sendiri. Kemudian mengambil kesimpulan sebaik mungkin tentang bagaimana seharusnya kekayaan nasional dibagi di antara seluruh rakyat di dalam suatu negara beradab dan terhormat.
Baca entri selengkapnya »
Kajian Islam di Asia Tenggara
11 Mei 2009 pada 4:06 PM (Ensi F - K, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: Asia Tenggara, indonesia, Islam, kajian
SETELAH anak benua Indo-Pakistan dan Bangladesh, Asia Tenggara barangkali merupakan konsentrasi para pemeluk Islam terbesar di muka bumi dengan kesatuan budaya yang cukup mengesankan. Tetapi dibanding anak benua itu, Asia Tenggara secara keseluruhan barangkali merupakan kawasan besar kaum Muslim yang relatif baru dalam perkenalannya dengan Islam dan peradaban. Ketika pada peralihan abad XI ke abad XII al-Ghazâlî sibuk melancarkan polemiknya yang terkenal terhadap para filsuf Muslim, Pulau Jawa, misalnya, masih berada sekitar masa kekuasaan Raja Jayabaya (dari Kediri). Dan ketika Majapahit didirikan pada 1297 M, lembah sungai Indus sudah enam abad sebelumnya berkenalan dengan Islam, yaitu sejak penaklukan-nya pada 711 M.
Baca entri selengkapnya »
Ibadat secara Benar
25 April 2009 pada 4:59 PM (Ensi F - K, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: hamba, ibadat, Khalik
Sebagai pernyataan pengabdian kepada Tuhan, ibadat yang juga mengandung arti pengagungan itu sesungguhnya adalah hal yang fitri. Yakni hal yang secara inheren terdapat pada kecenderungan alami manusia dan alam kejadian asalnya sendiri. Karena itu perpindahan dari satu bentuk tindakan ubudiyah ke bentuk yang lain dapat dilihat sebagai tindakan substitutif belaka. Karena dalam kenyataan hidup manusia Baca entri selengkapnya »
Hak Asasi Manusia dan Gerakan Masyarakat Madani
21 April 2009 pada 7:58 AM (Ensi F - K, Ensiklopedi Cak Nur)
Tags: Civil Society, Hak Asasi Manusia, Masyarakat Madani, nurcholish madjid
Dalam suatu negara yang otoritarian, biasanya tampil gerakan pembela hak-hak asasi dan perbaikan harkat atau dignity kaum lemah atau tersisih. Gerakan seperti itu dengan sendirinya menegaskan klaim moral yang asasi, yaitu harkat kemanusiaan universal dan persamaan semua orang. Karena klaim demikian itu benar-benar mendasar, maka tidak mudah ditolak atau disanggah terang-terangan oleh para pemegang kekuasaan negara, di mana saja di seluruh dunia. Akibatnya, gerakan hak-hak asasi dan perbaikan Baca entri selengkapnya »
















