Bahasanya Para Pujangga

2 Juni 2008 at 8:29 AM Tinggalkan komentar


Bahasa Melayu Bahasa Dunia_3

Jika sedang berada di Negeri Pontianak, maka kita seakan-akan sedang berada di Malaysia. Suasana ini tak lain karena masyarakat negeri ini (Negeri Pontianak – Borneo Barat) berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Melayu (tepatnya yaitu Bahasa Melayu Pontianak).

Ada seorang temanku yang berasal dari Provinsi Bangka Belitong yang suatu ketika ia pernah ke Pontianak untuk suatu urusan. Dia terkejut ketika itu. Katanya, seakan-akan dia sedang berada di kampongnya sendiri di Kepulauan Bangka Belitong. Selain masyarakat Pontianak berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Melayu seperti halnya masyarakat di Kepulauan Bangka Belitong, alamnya juga hampir sama dengan Bangka Belitong. Begitulah kesan temanku itu.

Entah mengapa, rata-rata Negeri yang berpayungkan Budaya Melayu memiliki alam yang hampir serupa. Ada sungai-sungai yang panjang dan lebar, dekat dengan laut, bahkan hasil buminya pun hampir sama. Buah-buahan yang banyak dijumpai di Sumatera dan sekitarnya serta juga di Semenanjong Tanah Melayu (Malaysia Barat) juga akan banyak dijumpai di Kalimantan/Borneo. Seakan-akan Tuhan telah menganugerahkan kepada Bangsa Melayu tempat-tempat dengan alam seperti ini, yaitu alam yang begitu menawan.

Dengan alam seperti ini, maka terciptalah Bahasa Melayu yang indah itu. Tiap-tiap negeri berkebudayaan Melayu memiliki dialek bahasa yang berbeda-beda pula, begitu pula Pontianak dengan dialek Bahasa Melayu-nya yang begitu kental dan berirama. Seakan-akan setiap Orang Melayu ketika berbicara bagaikan seorang penyair, karena pengucapannya yang berirama dan mengalun itu.

Inilah bahasanya para pujangga, karena memang Bangsa Melayu adalah bangsa pujangga, yang dari rahim budaya dan adat resamnya telah melahirkan para pujangga, penyair, dan sastrawan besar di Kepulauan Melayu ini.

Tak salah jika Prof. Dr. Allesandro Balsani (dari Italia) menyebutkan, bahwa Bahasa Melayu adalah bahasa terindah di Asia, sedangkan Bahasa Italia merupakan bahasa terindah di Eropa. [~;~]

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Hanafi Mohan

Tanah Betawi, Awal Juni 2008

Edit: Jum’at, 7 Desember 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

*** Tiap-tiap Negeri di Borneo Barat (serta Borneo secara umum) memiliki Dialek Bahasa Melayu yang berbeda-beda dan beraneka ragam, walaupun pada banyak sisi tak sedikit pula persamaannya.

Sumber Gambar: http://www.google.co.id/imghp

Tulisan ini dimuat di: Laman “The Nafi’s Story” – https://thenafi.wordpress.com/

Entry filed under: Nostalgia. Tags: , , .

Khatulistiwa di Sisi Sungai Seni Budaya yang Menawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 393,074 hits
Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Top Clicks

  • Tak ada
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates


%d blogger menyukai ini: