Archive for 4 Februari 2009

Adab Syeikh terhadap Murid dan Adab Mereka di Dalam Melaksanakan Semua Hak Rububiyah Ketuhanan

Marilah kita mengingat kembali kata-kata hikmah yang dirumuskan oleh para ulama kita: “Janganlah engkau menadahkan tanganmu untuk menerima pemberian makhluk, kecuali jika engkau melihat bahwa yang memberi adalah pelindungmu. Jika engkau seperti ini, maka ambillah apa yang sesuai dengan ilmu.”

(lebih…)

4 Februari 2009 at 12:19 PM Tinggalkan komentar

Tauhid yang Berkaitan dengan Af’alullah (Perbuatan-Perbuatan Allah)

Menurut Muhammad Abduh, bahwa: “At-tauhid huwa wahdaniyatullah fi al-zat wa al-sifat wa al-af’al wa al-‘ibadah wama siwazaalik”, artinya, “Tauhid itu adalah meng-esakan Allah dalam zat, dalam sifat, dalam perbuatan, dalam ibadah, dalam pujian, dalam pemeliharaan, dan dalam hal-hal lain.”

(lebih…)

4 Februari 2009 at 12:11 PM 1 komentar

Mengembangkan Potensi-potensi Manusia yang Diberikan oleh Allah

Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah api dan berhala). (HR. Bukhari)

Kata fitrah sebenarnya ada beberapa pengertian, tidak selamanya diartikan seperti kertas putih yang tidak ada noda. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Hasan Langgulung (Allahyarham), bahwa Allah menyertakan kepada anak yang baru lahir itu “fithrah“, yang diartikannya sebagai potensi. Jadi menurutnya, bahwa anak manusia tidak lahir dalam keadaan kosong, melainkan membawa potensi-potensi. Potensi-potensi tersebut adalah 99% kemungkinan Asmaul Husna. Misalnya, Ar-Rahman (Maha Pengasih). Kalau yang dikembangkan bersama-sama dengan keluarga dan masyarakatnya adalah Ar-Rahman, maka Ar-Rahman itulah yang kemudian tampil dalam kehidupannya. Tetapi jika yang dikembangkan adalah Al-Qahhar (Maha Perkasa), maka kemungkinan anak tersebut akan menjadi orang yang keras.

(lebih…)

4 Februari 2009 at 12:03 PM 3 komentar

Foto Model di Tepi Jalan

spabduk-dan-baliho-caleg-dan-parpol-semakin-ramai-di-sekadau1Kini adalah masa negeri kita memiliki begitu banyak “foto model”. Jika dahulunya kita biasa meilihat pose para rupawan dan rupawati itu di majalah (dan sejenisnya), maka kini medianya sudah semakin beragam, bahkan hingga berupa baliho di pinggir jalan. Yang terpampang di pinggir jalan itu bukan hanya satu atau dua, melainkan sangat banyak.

(lebih…)

4 Februari 2009 at 8:09 AM Tinggalkan komentar


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 419,682 hits
Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Top Clicks

  • Tidak ada
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates

  • Untuk menegakkan nasionalisme itu memerlukan pendukung yang teramat banyak pula tentunya. Segala macam cara pun... fb.me/3iqVa7gAu 1 day ago
  • Jikalau terbiasa dengan tradisi "mudzakarah", menghargai pandangan yang berbeda itu seumpama tarikan dan hembusan nafas insani. 2 days ago
  • Sebentar gék ni bakal ramai yang ikot-ikot merayekan tujoh puloh taon lebéh negeri kampong halaman/negeri tanah kelahérannye kena' jajah. 3 days ago
  • Perjuangan itu ber’azaz dari keberanian, berlandaskan kebenaran, yang kemudian berbuah kedaulatan. Tanpa... fb.me/v0yxJuWh 6 days ago
  • Perjuangan itu berazaz dari keberanian, berlandaskan kebenaran, yang kemudian berbuah kedaulatan. Tanpa... fb.me/L6xCnbRc 6 days ago

%d blogger menyukai ini: