Tafsir al-Maraghi; Antara bi Ra’yi dan Sejarah

5 Maret 2009 at 9:39 AM 5 komentar


Titik berat tafsir bi al-ra’yi adalah pendapat akal, atau penalaran rasional. Dalam tafsir al-Maraghi, meskipun mengikuti ‘Abduh, penu­lis­nya juga mementingkan riwayat. Sebagai contoh, ketika menafsirkan pembagian waris 2:1 untuk laki-laki dan perempuan, itu diperlukan tidak secara mutlak, bukan semata-mata hasil intelek­tuali­sasi tetapi juga berdasarkan riwayat. Hanya saja riwayat-riwayat itu ada yang sampai pada orang lain dan ada yang tidak, ada yang diakui dan ada yang tidak. Di sinilah letak kon­troversinya.

Penggunaan banyak riwayat dalam tafsir al-Maraghi tidak secara otomatis mendudukkannya sebagai tafsir sejarah. Al-Maraghi berada di antara bi al-ra’yi dan sejarah (somewhere in beetwen) meskipun lebih berat ke tafsir bi al-ra’yi. Namun sebagai seorang Sunni terkemuka di Makkah, cukup menge­jut­kan ketika dalam muka­dimah­­­nya disebutkan bahwa tafsir­nya juga menggunakan tafsir al-Zamakhsyari yang sangat Mu’tazilah. Di sinilah kehebatan al-Maraghi, unsur-unsur tafsir al-Zamakhsyari diramu sedemikian rupa dengan meletakkannya secara tersebar sehingga tidak tampak.

Sumber:
Sumber: Budhy Munawar-Rachman (editor), Ensiklopedi Nurcholish Madjid: Sketsa Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban, diterbitkan oleh: Mizan, Paramadina, Center for Spirituality & Leadership, 2007/2008

Iklan

Entry filed under: Ensi T - Z, Ensiklopedi Cak Nur. Tags: .

Tadrij Fleksibilitas Kehidupan

5 Komentar Add your own

  • 1. ibnu  |  5 Mei 2009 pukul 7:41 AM

    Assalamualaikum. Pak, saya mhsiswa smt 8 jur. Tafsir Hadis. Saya tertarik untuk bahas tafsir al Maraghi untuk skripsi saya. Akan tetapi saya masing bingung mau fokus pada apanya? saya berharap ada masukan. terimakasih

    Suka

  • 2. rey  |  29 Mei 2009 pukul 9:37 AM

    asalamu’alaikum. salam kenal.
    saya mahasiswa, ingin menulis disertasi tentang isu-isu gender dalam tafsir al-maraghi. yang saya mau tanya, apakah ada info seseorang yang telah menulis isu gender dalam tafsir al-maraghi. sependek pencarian saya belum ada. mungkin akhi ada info. thanks ya akhi…
    asalamu’laikum.

    Suka

  • 3. anymouse  |  19 Desember 2009 pukul 3:18 PM

    apakah ada pembahasan tentang multilevel marketing dalam tafsir maraghi, afwan akhi tolon dibalas?

    Suka

  • 4. sifa  |  19 Maret 2011 pukul 12:58 PM

    afwan…afwan…akhi,,ukhti,,bantu saya untuk menemukan tafsiran surat al maidah ayat 57 yang memakai tafsir al maraghi ,, ini untuk tugas saya , saya duduk di kelas 2 aliyah jurusan keagamaan.
    mohon balasan nya yyyaaa,,,,syukron.

    Suka

  • 5. Pujex Carlox's blog  |  2 Juni 2011 pukul 4:59 PM

    […] Tafsir al-Maraghi; Antara bi Ra’yi dan Sejarah […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 423,400 hits
Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Top Clicks

  • Tidak ada
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates

  • Mari...mari tikam yang nak cepat kaya. fb.me/1tVskMDtG 3 weeks ago
  • Di beberapa kampong di Borneo Barat yang berada di sempadan administratif indonesia-Malaysia, bukan lagi bendera... fb.me/w5Pg6Pyf 1 month ago
  • Untuk menegakkan nasionalisme itu memerlukan pendukung yang teramat banyak pula tentunya. Segala macam cara pun... fb.me/3iqVa7gAu 1 month ago
  • Jikalau terbiasa dengan tradisi "mudzakarah", menghargai pandangan yang berbeda itu seumpama tarikan dan hembusan nafas insani. 1 month ago
  • Sebentar gék ni bakal ramai yang ikot-ikot merayekan tujoh puloh taon lebéh negeri kampong halaman/negeri tanah kelahérannye kena' jajah. 1 month ago

%d blogger menyukai ini: