Pahala Puasa

16 Maret 2009 at 10:06 AM Tinggalkan komentar


Pahala puasa tidak tergantung seberapa jauh kita lapar atau haus, tetapi tergantung apakah kita menjalankannya dengan iman dan ihtisâb kepada Allah serta penuh introspeksi. Karena itu, kalau kita sedang puasa kemudian lupa, lantas makan dan minum, Rasulullah mengajarkan agar kita bersyukur kepada Allah yang telah memberi makan dan menyirami kita dengan air minum. Hal ini tidak membatalkan puasa.

Bukti lebih jauh bahwa pahala puasa tidak tergantung pada soal lapar dan dahaga adalah disunnahkannya berbuka puasa sesegera mungkin yang disebut ta’jìl, yakni semakin cepat kita berbuka puasa, semakin besar pahalanya. Sedangkan sahur disunnahkan seakhir mungkin; makin akhir sahur kita, makin besar pahalanya. Nabi tetap menganjurkan kita sahur meskipun tidak nafsu makan dan masih merasa kenyang. Hal ini karena menurut beliau dalam sahur ada berkah.

Semua ini menunjukkan bahwa Allah tidak menghendaki kita tersiksa. Allah hanya menghendaki kita melatih menahan diri dari godaan-godaan. Maka, pahala ibadah puasa tergantung kepada sebe¬rapa jauh kita bersungguh-sungguh melatih menahan diri, melatih untuk tidak tergoda, sebab kelemahan manusia memang tidak bisa menahan diri. Dalam Al-Quran banyak disebutkan bahwa di antara kelemahan manusia itu ialah pandangannya yang pendek. Tidak! (kamu manusia) menginginkan hidup yang fana. Dan membiarkan hari kemudian (Q., 75: 20-21).

Dengan berpandangan pendek, kita gampang tergoda, menganggap sesuatu yang sepintas lalu adalah menyenangkan dan menarik. Ke¬mu¬dian kita mengambilnya, padahal nanti di belakang hari akan membawa malapetaka. Dosa tidak lain adalah demikian itu; sesuatu yang dalam jangka pendek mem¬bawa kesenangan, tetapi dalam jangka panjang membawa kehancuran. Ini dikarenakan efek kelemahan manusia yang tidak sanggup melihat akibat perbuatan¬nya dalam jangka panjang, dan lebih tertarik pada akibat-akibat jangka pendeknya. Jadi, kelemahan manusia ialah mudah tergoda. Hal ini sebagaimana pernah dibicarakan dan dilambangkan dalam kisah Adam. Bagaimana dia dipersilakan hidup di surga bersama istrinya dan menikmati apa yang berada di surga dengan bebas semau mereka, tetapi dipesan untuk tidak mendekati pohon tertentu. Namun Adam me¬lang¬garnya dengan mendekati pohon dan memetik buahnya yang terlarang. Dia pun jatuh diusir dari surga secara tidak terhormat. Ini adalah simbolisasi dari keadaan kita semua¬nya, karena kita ini adalah anak cucu Adam (Bani Adam). Kita semua punya potensi untuk jatuh tidak terhormat kalau kita tidak tahu batas, tidak bisa menahan diri. Maka puasa disediakan untuk melatih menahan diri. ***

Sumber:
Budhy Munawar-Rachman (editor), Ensiklopedi Nurcholish Madjid: Sketsa Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban, diterbitkan oleh: Mizan, Paramadina, Center for Spirituality & Leadership, 2007/2008.

Entry filed under: Ensi O - P, Ensiklopedi Cak Nur. Tags: , .

Ada yang tahu, SBY nanti featuring dengan siapa ya? Paham Asy’ary

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 393,074 hits
Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Top Clicks

  • Tak ada
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates


%d blogger menyukai ini: