Nabi adalah Failasuf

18 April 2009 at 3:34 PM 1 komentar


zak-muhammad-on-brass-plateAgama diturunkan untuk mendukung kecenderungan manusia yang hanîf sesuai dengan firman Allah dalam Q., 30: 30. Karena itu, hanîf diterjemahkan sebagai kecintaan kepada kebenaran—suatu sikap yang biasanya dimiliki oleh para failasuf. Pertanyaan yang muncul ialah, apakah failasuf bisa disebut nabi. Dalam akidah yang standar, tentu saja tidak. Tak ada akidah yang mengatakan bahwa Aristoteles itu seorang nabi. Para failasuf Muslim seperti Ibn Sina, Ibn Rusyd dan al-Farabi, justru melihat sebaliknya; bukannya failasuf itu nabi, melainkan nabi adalah failasuf. Ibn Sina, misalnya, mengatakan bahwa Nabi Muhammad itu sebetulnya failasuf, sama dengan Aristoteles atau Plato. Mengapa? Karena Nabi Muhammad juga mengajarkan sofos (sofia), atau hikmah.

Dalam Al-Quran juga disebutkan tentang hikmah, Untuk mengajarkan mereka Kitab Suci dan hikmah! (Q., 62: 2; 3: 164). Tetapi para failasuf mengatakan bahwa nabi lebih tinggi daripada failasuf. Sebab, meskipun failasuf mengutarakan kebenaran, tetapi mereka selalu memakai rumusan-rumusan abstrak-rasionalistik. Sedangkan nabi mengutarakan kebenaran melalui simbol dan metafor. Nabi atau rasul selalu memiliki pengaruh lebih besar daripada failasuf, sebab kebenaran metafor lebih mudah ditangkap orang banyak dan menghasilkan gerakan. Tetapi hal itu juga mengandung pengertian bahwa ada titik temu antara para failasuf dengan para nabi, yaitu hikmah. Itulah sebabnya para failasuf Muslim seperti Ibn Sina, Ibn Rusyd, dan al-Farabi, banyak sekali mengambil unsur filsafat Yunani sebagai bagian dari upaya memahami agama. Hal ini kelak menjadi sumber pertengkaran dengan para ulama biasa karena dianggap sebagai barang impor yang tidak orisinil. ***

Sumber:
Sumber: Budhy Munawar-Rachman (editor), Ensiklopedi Nurcholish Madjid: Sketsa Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban, diterbitkan oleh: Mizan, Paramadina, Center for Spirituality & Leadership, 2007/2008.

Iklan

Entry filed under: Ensi L - N, Ensiklopedi Cak Nur. Tags: , , , .

Gejala Alam dan Sejarah Hak Asasi Manusia dan Gerakan Masyarakat Madani

1 Komentar Add your own

  • 1. myrazano  |  24 April 2009 pukul 2:13 PM

    jangan membanding-bandingkan antara nabi atau nabi dan rasul atau yang diyakini sebagai nabi dengan yang bukan kesetaraannya. jelas tidak akan sama

    pemahaman muktazilah yang usang itu sudah seharusnya dibuang dari konsep pemikiran islam

    salam kenal dan ditunggu dukunagn dan kunjungannya

    terimakasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 415,082 hits
April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates

  • "Waktu memang tak terkurung, melainkan ia bergerak sesuai dengan hukum sejarah. Walaupun ia tak lumpuh, tapi... fb.me/8OzEIo6eu 1 week ago
  • Di dalam kelas 4 Sekulah Dasar yang sunyi'-senyap, Cékgu Deraman dah ngasi' peringatan kepade muréd-muréd lam... fb.me/8LQHlLu5t 4 weeks ago
  • Nék Uwan : Cu'.., cammane carenye kalau nak nyekat (mblock) nomor talipon orang di Hénpon ni..? Cucu' : Entahlah... fb.me/1sIuT0YRw 1 month ago
  • Pembeli : Pak Mude, berape harge pisang ni sebuti'? (ceritenye ték nak mbeli Pisang Berangan) Penjual : Tige... fb.me/1eXHyTMdx 1 month ago
  • Anak : Yah, kamék nak betanya' ni. Ayah : Haaa, nak nanya' ape tu..? Ayah : Romah kite ni ade antu keee..?... fb.me/8RjltS0Md 1 month ago

%d blogger menyukai ini: