Kilas Waktu di Simpang Tiga Kapuas-Landak

10 Juni 2015 at 9:53 AM Tinggalkan komentar


Senja Masjid Jami'

Panas menyengat mentari khatulistiwa yang ditemani hembusan sejuk angin sungai tetap takkan bisa kulupa. Lintasilah Simpang Tiga itu walau sejenak. Rasakanlah detik-detik waktu seakan-akan terdiam beberapa saat, roda waktu itu berhenti dari perputarannya.

Apa yang sedang kau rasakan kini, begitu juga yang aku rasakan. Mungkinkah ada lagi negeri lain yang lebih indah dari negeri kita? Kiranya tak ada lagi senja merah jingga yang elok menawan selain senja di sepanjang sungai kita.

Ingin kupinjam dan kulayarkan Lancang Kuning yang membawa Sultan Syarif ‘Abdurrahman Al-Qadrie menyusuri Kapuas ketika hajatnya mendirikan negeri. Kemudian akan kurasakan waktu kilas berkilas hingga dua abad silam. Dalam kilasan itu kusaksikan meriam ditembakkan dari Batulayang. Pelurunya pun jatuh di daerah Simpang Tiga Kapuas-Landak. Di situ pun kemudian untuk pertama kalinya didirikan Masjid Jami’ Sultan Syarif ‘Abdurrahman Al-Qadrie.

Ingatlah selalu, negeri kita di’azazkan pada tegaknya Islam serta gemilangnya peradaban dan budaya bangsa kita. Singgahlah kau ke Istana Qadriyah tempat para Sultan memangku negeri. Niscaya di sana ‘kan kau dapati kitab-kitab yang ditulis oleh para Sultan, ‘Ulama, dan Pujangga negeri tercinta kita.

Senja Kapuas

Sejenak, kusesapkan kilasan-kilasan itu, kemudian kusimpan sebagai kekuatan hati. Kelak ‘kan kau rasakan, betapa hancurnya hati ketika meninggalkan Simpang Tiga Kapuas-Landak, ketika menyusuri meninggalkan negeri kita, ketika melewati Tugu Khatulistiwa, ketika melewati Makam Batu Layang, ketika sudah mendekati keluar dari muara untuk kemudian menuju lautan lepas.

Kelak juga ‘kan kau rasakan betapa bahagianya hati ketika kembali memasuki muara Sungai Kapuas, melintasi Batulayang, Tugu Khatulistiwa, berlabuh di dermaga, kemudian melintasi Simpang Tiga Kapuas-Landak, lalu singgah di Masjid Jami’ Sultan Syarif ‘Abdurrahman Al-Qadrie untuk menunaikan sembahyang. Saat-saat itulah waktu yang paling berbahagia di dalam hidupmu. Kenangan itu akan kau bawa hingga ruh berpisah dari jasad. Karena kenangan itu, maka kau akan kembali lagi ke kota kelahiran kita, walaupun kau telah terpelesat jauh meninggalkan Bumi Khatulistiwa Betuah.

Kelak kau akan menyadari, walaupun telah banyak negeri indah lainnya yang kau singgahi, walaupun begitu mengagumkannya peradaban lain yang kau kenali, namun kau akan tetap mengakui bahwa negeri kitalah yang paling indah, bahwa peradaban negeri kita juga sama-sama mengagumkannya jika dibandingkan dengan peradaban negeri lain yang mungkin pernah menggoda dan membius kita.

Kini, senja semakin jingga, malam pun ‘kan disambut cahaya rembulan yang syahdu. Tidurlah dengan tenang, kelak esok pagi ‘kan kau jumpai lagi fajar yang menyingsing malu dari ufuk timur. Bersamaan dengan mentari pagi itu seakan-akan kau lihat kelopak matanya yang indah itu mengintipmu, memandangmu, menatapmu, dan menyemangati cerahnya pagimu. [~]

Hanafi Mohan
Di pinggiran Selatan Batavia
Ciputat, Senin 3 Januari 2011
10:33 – 12:42 WIB

** Tulisan ini sebelumnya dimuat di Laman Blog Arus Deras

Iklan

Entry filed under: Catatan Lepas. Tags: , .

Surah Saba’, Ayat 45 Menulis Bagai Menyusun Puzzle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat Berkunjung

Selamat datang di:
Laman The Nafi's Story
https://thenafi.wordpress.com/

Silakan membaca apa yg ada di sini.
Jika ada yg berguna, silakan bawa pulang.
Yg mau copy-paste, jgn lupa mencantumkan "Hanafi Mohan" sebagai penulisnya & Link tulisan yg dimaksud.

Statistik

Blog Stats

  • 434,207 hits
Juni 2015
S S R K J S M
« Mei    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Powered by  MyPagerank.Net
free counters
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

Twitter Updates


%d blogger menyukai ini: