Tentangku

nyantai di pantai

nyantai di pantai

Aku terlahir di Kota Pontianak (Kalimantan Barat). Bersekolah di SD Negeri 11 Pontianak Timur, MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah) Haruniyah Pontianak, SMP Negeri 4 Pontianak, SMK Negeri 4 (STM Negeri 2) Pontianak Program Studi Elektronika Komunikasi, dan kemudian menempuh S1 di Program Studi Teknik Informatika Fakultas Sains & Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2001, kini sedang menyelesaikan skripsi.

Aktif di HMI Cabang Ciputat, terakhir sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Ciputat Periode 2005-2006. Sebelumnya aku juga pernah diamanahkan sebagai Ketua Umum HMI KOMFASTEK (Komisariat Fakultas Sains & Teknologi dan Ekonomi) Cabang Ciputat Periode 2004-2005, Sekretaris Umum HMI KOMPERFASTEK (Komisariat Persiapan Fakultas Sains & Teknologi dan Ekonomi) Cabang Ciputat Periode 2003-2004, dan Sekjend BEMJ TI-SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika-Sistem Informasi) Fakultas Sains & Teknologi UIN Jakarta Periode 2003-2004.

Pernah juga aktif di PSM (Paduan Suara Mahasiswa) UIN Jakarta, LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Institut UIN Jakarta, dan LAPMI (Lembaga Pers Mahasiswa Islam) HMI Cabang Ciputat. Kini bergiat di Bermen School Ciputat.

Hobiku membaca, menulis, dan bermain musik. Cerpenku yang berjudul “Penyanyi di Atas Kapal” pernah dimuat di Tabloid MaJEMUK Edisi 31 – Maret-April 2008. Kini terus menulis dan tak ingin berhenti menulis.

Blog ini adalah tempatku mencurahkan berbagai gagasan, karya, keluh-kesah, cerita, dan masih banyak lagi.

Mudah2an Blog ini bermanfaat bagi anda para pembacanya.

Yang ingin berkorespondensi, bisa melalui E-Mail:
hanafi.mohan@yahoo.co.id

Blog-ku yang lain:
http://hanafimohan.blogspot.com/
http://navyxbart.multiply.com/

Friendster-ku: http://profiles.friendster.com/thenavy

Blog Friendster-ku yang bisa dikunjungi: http://storynafi.blogs.friendster.com/

Salam Hangat,

Hanafi Mohan

& Komentar

  1. eyanghakimi berkata,

    15 Juli 2008 pada 12:17 AM

    bara bata dalam tungku, merah marak,terbakar sadar gentar gemetar,tak ada tempat untuk bersandar, satu tubuh halus kasar, terusik yang sendiri, sendiri dalam tungku bara merah marak,telah kutiti buih dengan rintih, telah kukenyam sepi dalam pedih,
    tersayat relung hati diturih, kelopak mata kelopak bunga, embun basah menimang resah, dalam dekap gelisah patah, ada mati yang dinanti, dan pasti,bara merah marak , sendiri terbakar, sadar, gemetar

  2. ang berkata,

    3 Desember 2008 pada 1:04 AM

    yakin sampai, fi…

  3. ressay berkata,

    9 Januari 2009 pada 6:58 AM

    sampai mana? sampai mana aja?

  4. Asep Sofyan berkata,

    9 Januari 2009 pada 12:11 PM

    Han, sory sy gak bisa datang di undanganmu untuk jadi penulis. Kalau ada tulisanku yang pantas ditampil di sini, ambil saja. Ok coy.


Tulis sebuah Komentar